Kamis, 28 Agustus 2014

Kamu Dan Aku Yang Tak Akan Bisa Bersatu

Puisi Penantian Cinta..
Puisi yang berjudul Puisi Penantian Cinta ini menceritakan tentang sebuah penantian cinta yang sia-sia, karena orang yang dicintainya tidak tau akan perasaan yang di pendam orang tersebut. Sehingga dia menganggap penantian cinta ini seperti penantian orang bodoh dan sia-sia belaka. Untuk lebih jelasnya silahkan teman-teman membaca sendiri Puisi Penantian Cinta dibawah ini..

Puisi Ini Untuk Mu, Untuk Orang Yang KuSayang & Kucinta,

Penantian ini…
Membuatku ragu akannya..
Lama ku nanti dirinya
Hanya membuatku merasakannya sakit…

Hati ini..
Hati yang luluh akan cinta…
Tapi kini menjadi luka pun karena cinta..
Cinta yang di nanti
Di nanti dan terus di nanti
Sampai takkan pernah termiliki…

Hancur hati ini…
Remuklah sudah..
Patahlah kini hatiku yang dulu selalu ku jaga
Karena penantian cinta yang berlarut-larut…
Tak terlihat hatiku di matanya…
Yang membuatnya tak sadar akanku yang selalu menunggunya
Akan penantianku padanya…

Berlinanglah air mataku…
Bersimpuhlah kini diriku…
Kekecewaan ini tak dapat di hilangkan
Goresan di hati ini sulit terobati…
Senyum manis selalu ku pasan semanis mungkin pada wajahku
Untuk menutupi kepedihan hati ini…
Tapi tangisan sakit selalu ku rasa di lubuk hatiku…

Penantian cinta ini sia-sia..
Sia-sia untuk seorang diriku..
Diriku yang bodoh yang selalu menanti dia…
Yang tak bisa melihat hatiku…
Tak bisa merasakan perasaanku…
Karena kau tak mencintaiku…

Demikianlah Puisi Penantian Cinta ini, semoga anda bisa mengambil inti dari Puisi Penantian Cinta tersebut..

Cinta Kepada Allah Melebihi Apa Pun


 

'' MEMBUAT HIDUP MENJADI LEBIH BAIK ''



Dalam kesendirian ku…
aku termenung ……
Mencoba merenungi apa yang telah kulakukan selama hidupku..
Aku menangis…. Menangis…. Dan terus menangis
Aku menangis bukan karena aku sendiri…
Tapi aku menangis karena kebodohanku….
Aku tahu hidupku didunia ini tidaklah kekal…
Aku sadar aku akan kembali padaNya…
Aku tahu dan sadar kalau aku harus mempertanggung jawabkan pada Nya..
Tapi… apa yang telah kulakukan….
Tak ada…
Aku tak melakukan apapun….
Aku hanya diam dan mengabaikannya….
Seakan aku telah siap …
Ah sombongnya diriku….
Siapakah aku ….
Nabikah aku
Ulamakah aku
Ambiakah aku…
Bukan … bukan …. Aku bukan mereka…
Aku hanya mahluk hina yang bergelimang dosa…
Aku hanya Insan lemah yang terperangkap …
Tanpa daya dan upaya….
Tapi kenapa hatiku tak tergerak…
Seakan derajatku lebih tinggi dari mereka….
Seakan amalku lebih banyak dari mereka…
Sombong… sombong… benar-benar sombong…


Ya robb…. Ampunilah hambamu, jangan Kau keraskan hati ini, jangan Kau tulikan telinga ini, jangan  kau butakan mata dan hati ini, jangan Kau belenggu aku dengan rantai kenikmatan dunia.. Ya rob gerakan lah jiwa dan ragaku untuk mengabdi padaMu, Tuntunlah aku, bukakanlah pintu hati ku selebar-lebarnya, Berikanlah hidayah padaku dan tempelkan erat-erat pada diri ku…. Agar aku melaksanakan kewajiban ku bukan karena rasa takutku padamu, bukan pula karena aku menginginkan surgamu, tapi karena rasa cinta ku padaMu, rasa sayangku padamu dan keinginanku untuk menjadi kekasih dan abdi Mu yang setia. Ya robb… jadikanlah yang terbaik menurutMu baik pula di mata  dan hati ini, agar aku dapat menyenangi dan mensyukuri apa pun yang Engkau berikan. Ya Rob berikanlah kemudahan padaku untuk kembali kejalanMu, Jalan yang penuh dengan keridhoanMu.

Tips Penuh Inspirasi Untuk Sukses!!